Showing posts with label motogp. Show all posts
Showing posts with label motogp. Show all posts

Luis Salom Tewas Setelah Kecelakaan Hebat Di Moto2 Catalunya

Preh-Solusi /Sabtu, 4 Juni 2016 14:50


Preh-Solusi - Dorna Sports selaku promotor MotoGP mengeluarkan pernyataan resmi soal tewasnya pebalap SAG Racing Team, Luis Salom setelah mengalami kecelakaan hebat di tikungan ke-12 Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo, Spanyol dalam sesi latihan bebas kedua Moto2 Catalunya, Jumat (3/5/2016).

Kecelakaan ini terjadi ketika latihan masih menyisakan 25 menit dan bendera merah tanda sesi di hentikan pun segera di kabarkan. Dua kendaraan medis dan dua ambulans segera menuju ke tempat insiden terjadi untuk menangani pebalap yang berusia 24 tahun tersebut. Helikopter juga segera di terbangkan ke tempat kejadian tersebut.

Berkat gawatnya kondisi Luis Salom, di ambil keputusan untuk membawanya melalui jalur darat ke Hospital General de Catalunya. Setibanya di rumah sakit, Luis Salom segera menjalani operasi. Tim dokter telah bekerja keras, namun Luis Salom di nyatakan meninggal dunia pada pukul 16.55 waktu setempat.

Luis Salom menjalani debut GP125 2009 di Jerez, Spanyol. Ia mengoleksi 25 podium, termsuk sembilan kemenangan di Moto3. Ia mengakhiri musim Moto3 2012 yang juga berada di peringkat runner up di belakang Sandro Cortese dan mengakhiri Moto3 2013 berada di peringkat ketiga di belakang Maverick Vinales dan Alex Rins. Luis Salom juga mengoleksi tiga podium dari 41 balapan yang ia jalani di Moto2, termasuk finis kedua dan podium yang ia raih di Mooto2 Qatar yang di gelar di Sirkuit Losail pada awal musim ini.

Sumber:merdeka.com

Rossi Akhirnya Angkat Bicara Pasca Gagal Finis Di Kandangnya

Preh-Solusi /Jumat, 27 Mei 2016 14:57


Preh-Solusi - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi akhirnya kembali muncul untuk pertama kali di media miliknya, baik itu melalui Twitter maupun Instagram pasca ia gagal finis di seri kandangnya sendiri, MotoGP Italia yang di gelar di Sirkuit Mugello pada akhir pekan lalu.

Terakhir kali aktif di media sosial usai meraih pole pada hari Sabtu (21/5/2016), Rossi tak segera muncul usai motor YZR-M1 miliknya tersebut mengalami gagal mesin di lap kedelapan pada hari Minggu (22/5/2016). Kemenangan pun berhasil di raih oleh sang tandemnya Jorge Lorenzo, di ikuti oleh Marc Marquez dan Andrea Iannone.

The Doctor pun akhirnya kembali angkat bicara melalui Twitter pada Rabu (25/5/2016) waktu Italia untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penggemarnya, Popolo Giallo yang berarti orang-orang kuning.
"Sayangnya, balapan itu berakhir seperti yang tidak saya harapkan, tapi rasanya tetap menakjubkan seperti biasa," tulisnya.
"Terima kasih kepada semua penggemar atas dukungan menakjubkan kalian dan karena telah menciptakan atmosfer yang begitu magis. #Mugiallo"

Valentino Rossi sendiri sudah terlihat berlatih di lintasan flat track pribadinya, Moto Ranch di Tavullia bersama sang adiknya yang juga pebalap Forward Racing Moto2, Luca Marini dan telah menjalani latihan gokart bersama VR46 Riders Academy.

Sumber:Merdeka.com

Ayah Valentino Rossi Senang Jorge Lorenzo Pergi Ke Ducati

Preh-Solusi /Rabu, 25 Mei 2016 21:56


Preh-Solusi - Ayah Valentino Rossi, Graziano Rossi mengaku senang mendengar kabar yang bahwa tandem anaknya di Movistar Yamaha MotoGP saat ini, Jorge Lorenzo resmi akan pindah ke Ducati Corse untuk tahun yang akan mendatang, hal ini ia sampaikan kepada La Gazzetta Dello Sport.

Graziano yang hadir di MotoGP Italia yang di gelar di Sirkuit Mugello pada akhir pekan lalu, mengaku perpindahan Jorge Lorenzo pun resmi akan di gantikan dengan pebalap Suzuki Ecstar, Maverick Vinales.
"Apakah saya senang jorge pergi? Sangat," ujar Graziano yang merupakan mantan pebalap ini. "Tapi saya rasa maverick bukan tandem yang tepat...karena ia merupakan pebalap yang sangat kuat, jadi Valentino kembali bertandem dengan pebalap yang tangguh."
Menurut pria asal Italia tersebut, Maverick Vinales akan menjadi ancaman yang sama besarnya dengan Jorge Lorenzo bagi The Doctor, namun yakin keduanya akan baik-baik saja, mengingat Vinales telah mengidolakan Valentino Rossi sejak ia masih anak-anak.
"Andai Suzuki mampu tampil hebat, saya rasa Maverick Vinales tidak akan pergi ka Yamaha. Saya hanya berharap Valentino dan Vinales punya hubungan yang baik. Maverick Vinales anak baik, saya yakin mereka akan baik-baik saja," tutup Graziano.
Sumber:Merdeka.com 

Marquez Dan Lorenzo Akan Mendapatkan Bodyguard Di MotoGP Italia, Mugello

Preh-Solusi /Jumat, 20 Mei 2016 16:48


Preh-Solusi - Dorna Sport selaku promotor MotoGP menyewa bodyguard masing-masing untuk Jorge Lorenzo dan juga Marc Marquez untuk MotoGP Italia di Sirkuit Mugello yang akan di gelar pada akhir pekan ini, demi meminimaisir terjadinya insiden dengan penggemar sang tuan rumah, Valentino Rossi.

Di penghujung 2015 yaitu akhir dari MotoGP untuk balapan terjadi dengan penuh kontroversi belum juga menjadi masa lalu bagi beberapa kelompok penggemar The Doctor, dan melihat Jorge Lorenzo dan Marc Marquez mendapat teriakan penonton yang di gelar di Qatar, Argentina dan Prancis, Dorna pun mengambil tindakan untuk menghindari insiden yang lebih buruk.
"Kami telah meminta tambahan dua petugas kepada perusahaan Jerman yang biasa menyediakan personel keamanan kepada kami. Jorge Lorenzo dan Marc Marquez jug akan mendapatkan seorang bodyguard yang akan memberikan lampu hijau untuk bertindak dalam menghadapi situasi tertentu," ujar Helios Xaudrao, MotoGP Event Director dari Dorna.
Motorsport mengabarkan bahwa baik itu Lorenzo maupun Marquez juga tidak akan menjalani event sponsor apapun di Mugello, meski Lorenzo akan menjalani sesi meet dan greet dengan 100 anggota fansclubnya. Anggota fansclub Marquez sendiri memutuskan untuk tidak hadir di Mugello, Italia tersebut.
"30 anggota datang dari Spanyol dengan pesawat, 30 dari Italia, 30 lagi dari berbagai negara dan 10 lagi datang dengan motor. Mereka punya general adminission ticket dan mereka akan menjauh dari penggemar Valentino Rossi, meski sulit karena mereka tersebar di semua area," ujar orang terdekat Lorenzo yang tidak mau di sebutkan namanya.
Tidak hanya Jorge Lorenzo dan Marc Marquez saja yang akan mendapatkan bodyguard, adik Marquez yang saat ini membela Estrella Galicia 0.0 Marc VDS di Moto2, Alex Marquez juga akan mendapatkan seoarang bodyguard selama di Mugello, Italia.

Sumber:Merdeka.com

Di Mugello Akan Membuat Valentino Rossi Sangat Semangat Dan Juga Sekaligus Terbebani

Preh-Solusi /Kamis, 19 Mei 2016 18:37


Preh-Solusi - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku sangat siap untuk menghadapi seri kandangnya, yaitu MotoGP Italia yang bakal di gelar di Sirkuit Mugello akhir pekan ini. Dalam pernyataan resmi tim, ia mengaku kerabat dan penggemarnya yang datang bakal memberinya motivasi ekstra agar membuat seorang Valentino Rossi merasa bangga dan senang untuk bisa menyaksikan balapannya.

Meski memang begitu, The Doctor menyadari yang bahwa adanya tekanan untuk tampil baik dan apik di sana, apalagi ia saat ini sedang tidak mengalami kemenangan di Mugello sejak tahun 2009, setelah meraih tujuh kemenangan beruntun pada tahun 2002-2008 yang lalu.
"Saya menyukai Mugello. Menjaga konsentrasi di sini memang sangatah sulit, karena begitu banyak teman dan juga penggemar yang akan datang. Tapi alasan ini juga membuatnya sangatlah spesial. Saya mengoleksi banyak kemenangan dan pertarungan hebat di sini. Saya rasa di tahun ini kami bisa kompetitif karena motor kami bagus dan saya juga begitu bugar," ujarnya.
Valentino Rossi yang finis kedua di MotoGP Le Mans, Prancis yang di gelar dua pekan lalu, mengaku tidak mau lagi terlambat mendapatkan setup yang tepat bagi YZR-M1 miliknya tersebut di Mugello, Italia.
"Kami terlambat mendapatka setup yang tepat di Le Mans, jadi di Mugello kami tidak mau mengulang kesalahan ini lagi. Setelah Le Mans, saya merasa santai dan kini saya sudah siap kembali fokus untuk Mugello," tutupnya.
Sumber:Merdeka.com

Iannone Resmi Tinggalkan Ducati Tahun Depan Dan Mengucapkan Terima Kasih Ke Ducati

Preh-Solusi /Rabu, 18 Mei 2016 17:26


Preh-Solusi - Berbarengan dengan pengumuman resmi yang di nyatakan bertahannya Andrea Dovizioso di MotoGP 2017-2018 yang akan mendatang, Ducati Corse juga memberikan pernyataan soal berakhirnya kontrak dan kerja sama mereka dengan Andra Iannone akhirm musim nanti. Hal ini juga di sampaikan Ducati melalui situs resmi mereka pada hari Selasa (17/5/2016).

Setelah mengumumkan bergabungnya Jorge Lorenzo tahun depan, di Jerez, Spanyol beberapa pekan lalu, Ducati Corse pun kini segera mengevaluasi performa yang di perlihatkan oleh kedua Ducati tersebut, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, serta menilai siapa yang akan layak di pertahankkan oleh Ducati dan di jadikan tandem bersama Jorge Lorenzo untuk tahun depan.

Pilihan Ducati pun akhirnya jatuh ke tangan Andrea Dovizioso dan nasib Andrea Iannone pun kini terkatung-katung. Belum di ketahui ke mana The Maniac akan pergi, namun ia di kabarkan telah menjalani negosiasi dengan Suzuki Ecstar yang kemungkinan besar akan di tinggalkan oleh Maverick Vinales yang juga akan pergi ke Yamaha Movistar untuk tahun depan.
Pernyataan resmi Andrea Iannone: "Tentu saya kecewa karena masa saya di Ducati akan habis akhir musim ini, tapi saya juga berterima kasih kepada mereka atas kesempatan yang di berikan kepada saya selama beberapa tahun terakhir. Saya menjalani debut MotoGP bersama Ducati dan saya tumbuh bersama mereka, selalu berhasil meningkatkan level performa saya. Dalam seri-seri yang tersisa untuk musim ini, saya akan mengerahkan segalanya seperti yang selalu saya lakukan, karena saya yakin dengan level kompetitif Desmosedici GP, kami bisa meraih hasil yang terbaik."
Andrea Iannone menduduki peringkat ketiga Moto2 2010, 2011 dan 2012, naik ke MotoGP bersama Pramac Ducati pada tahun 2013 dengan dukungan penuh dari pabrikan. tahun lalu, ia pun pindah ke tim pabrikan dan bertandem dengan Andrea Dovizioso. Sejauh ini, ia sukses mengumpulkan empat podium dii MotoGP.

Sumber:Merdeka.com

Ducati Akhirnya Pilih Dovizioso Untuk Menjadi Tandem Lorenzo Tahun Depan

Preh-Solusi /Selasa, 17 Mei 2016 18:37


Preh-Solusi - Ducati Corse di kabarkan telah memilih Andrea Dovizioso ketimbang Andrea Iannone untuk di tandemkan bersama Jorge Lorenzo di MotoGP di tahun yang akan mendatang, demikian yang di lansir oleh Motorsport. Menurut Motorsport, Andrea Iannone telah menyadari yang bahwa dirinya tidak akan melanjutkan kerja sama dengan pabrikan Italia tersebut dan di isukan ia telah menjalani  negosiasi dengan tim SUzuki, yang berpeluang di tinggalkan oleh Maverick Vinales yang akan berpindah ke Movistar Yamaha yang akan bertandem dengan Valentino Rossi.

Meski begitu belum di ketahui kapan Ducati akan mengumumkan masalah ini, mengingat mereka di kabarkan tidak mau merilis pengumuman resmi apapun di Mugello, Italia akhir pekan ini demi menghindari hal yang tidak di inginkan antara pebalap mereka berdua dan membiarkan mereka tetap fokus pada balapan kandang mereka sendiri.

Pengumuman ini pun tetap akan memiliki kemungkinan untuk di rilis harus lebih awal, karena menyusul resminya Dani Pedrosa yang bertahan di Repsol Honda hingga akhir 2018 yang akan mendatang, karena ia sudah memperpanjangkan kontraknya yang berdurasi selama dua tahun saja.

Andrea Dovizioso telah menjadii pebalap utama bagi tim Ducati sejak 2013 dan sejak itu pula ia sudah menjadi tombak pengembangan Desmosedici. Dengan konsistensinya selama ini, ia berharap untuk bisa membantu Jorge Lorenzo yang menjadi tandemnya untuk beradaptasi dengan Ducati tahun depan.

Sumber:Merdeka.com

Dani Pedrosa Resmi Memperpanjang Kontrak Bersama Repsol Honda Hingga Akhir 2018

Preh-Solusi /Senin, 16 Mei 2016 19:24


Preh-Solusi - Honda Racing Corporation (HRC) akhirnya mengumumkan secara resmi soal masalah perpanjangan kontrak Dani Pedrosa dengan Repsol Honda yang berdurasi selama dua tahun. Dalam situs resmi mereka, Dani Pedrosa pun di nyatakan tidak akan pindah ke mana-mana sampai akhir MotoGP 2018 yang akan mendatang.

Dani Pedrosa telah menjadi pebalap Honda sepanjang karir balapnya, dari semenjak ia menjalani debut GP125 di tahun 2001 hingga kini. Ia merupakan juara dunia GP125 di tahun 2003, dan juga GP250 di tahun 2004-2005. Ia pun menjalani debut MotoGP pada tahun 2006 bersama Repsol Honda dan menjadi runner up pada tahun 2007, 2010 dan juga 2012, serta menduduki peringkat ketiga pada tahun 2008, 2009 dan 2013.

Selain itu, Dani Pedrosa punya beberapa rekor gemilang bersama Repsol Honda. Salah satunya adalah ia tercatat sebagai salah satu pebalap Honda pabrikan dengan koleksi podium terbanyak, yaitu 142 podium, termasuk 51 kemengan yang di raihnya. Dengan itu lah mereka akhirnya untuk memperpanjangkan kontrak untuknya yang berdurasi selama dua tahun yang akan mendatang.
Pernyataan resmi Dani Pedrosa: "Saya sangat senang bisa mengumumkan perpanjangan kontrak saya dengan Repsol Honda. Saya sangat berterima kasih kepada Honda atas kepercayaan mereka untuk dua tahun ke depan. Saya rasa, memang lebih baik melanjutkan kerja sama dengan perusahaan yang telah mendukung saya sejak balapan pertama saya. Saya senang negosiasi berjalan singkat, dan kini saya bisa fokus pada balapan. Saya ingin 100 persen saat tampil di Italia akhir pekan ini."
Pernyataan resmi Vice President HRC, Shuhei Nakatomo: "Kami sangat senang memperpanjang kontrak dengan Dani Pedrosa, dan kami sangat mengapresiasi loyalitasnya kepada Honda dan HRC. kami telah bekerja sama selama bertahun-tahun, namun kami selalu melihat passion dan dedikasi yang sama pada diri Dani Pedrosa. Pengalamannya sangat penting bagi teknisi kami untuk mengembangkan motor, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk menunjukan talentanya."
Sumber:Merdeka.com

Welcome To Yamaha Maverick Vinales

Preh-Solusi /Minggu, 15 Mei 2016 13:17


Preh-Solusi - Meski belum secara resmi di umumkan, namun sebuah informasi mengenai siapa pengganti Jorge Lorenzo di Yamaha akhirnya terbongkar. Kantor berita Spanyol, Solomoto akhirnya memberkan informasi mengenai kepastian Maverick Vinales akan pindah ke tim Yamaha Movistar mulai musim depan. Dan akan bertandem dengan Valentino Rossi di 2017 yang akan mendatang.

Keputusan pebalap yang berusia 21 tahun ini tentu sangat menarik untuk di simak. Setelah cukup lama memikirkan mengenai tawaran dari Yamaha, akhirnya Maverick Vinales memutuskan untuk meninggalkan Suzuki Ecstar dan berlabuh ke Yamaha Movistar musim depan. Kabarnya, pengumuman resmi Vinales yang pindah ke Yamaha ini akan di lakukan pada konferensi pers sebelum MotoGP Mugello Italia pekan depan.

Setelah pebalapp Suzuki ini memutuskan untuk pindah ke Yamaha, maka secara otomatis ada satu kursi kosong di Suzuki. Jadi secara cepat tim Suzuki harus segera mencarii pengganti Maverick Vinales. Dan bebrapa di antara nama-nama pebalap, tentu saja Duo pebala Ducati saat ini, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso menjadi nama pebalap pertama yang di perhatikan. Pasalnya setelah kedatangan Jorge Lorenzo ke Ducati, salahh satu di antara mereka akan mengangkat kaki dari Ducati.

Mengenai pebalap Ducatii yang akan di pertahankan oleh tim asal Italia tersebut, saat masih menjadi rahasia. Mereka baru akan mengumumkan mengenai pebalap mereka setelah GP Italia yang di adakan pekan depan. Hal ini tentu saja untuk menjaga konsentrasi kedua pebalap Ducati tersebut yang juga balapan pekan depan di kandangnya. Menurut gosip yang beredar, Ducati akan lebih memilih mempertahankan Andrea Dovizioso dari pada Andrea Iannone.

Sumber:indoberita.com

Kalau Maverick Vinales Tetap Bertahan, Suzuki Akan Bayar Lebih Padanya

Preh-Solusi /Jumat, 13 Mei 2016 14:04


Preh-Solusi - Pebalap andalan Suzuki Ecstar, Maverick Vinales nampaknya kini menjadi pebalap yang paling di rebutkan di dua tim besar yang mengharapkan untuk kedatanaannya. Melihat perebutan yang di lakukan oleh kedua tim besar tersebut, meski semuanya hanya masih menjadi spekulasi saja, namun hal tersebut nampaknya membuat mantan pebalap andalan Suzuki di kelas 500cc, Kavin Schwantz memberikan komentarnya untuk pebalap muda yang berasal dari Spanyol tersebut.

Dalam pernyataan kavin Schwantz mengaku jika demi mempertahankan pebalapnya itu maka Suzuki bertekad akan bayar lebih terhadap pebalap Spanyol tesebut, karena saat ini Suzuki tengah berada di posisi atas, di tambah lagi berkat aksi hebat Maverick Vinales di MotoGP Le Mans, Prancis kemarin, pabrikan Suzuki kembali merasakan gelar juara podium yang mana sudah delapan tahun sudah tidak merasakan gelar juara tersebut.

Pria yang juga merupakan ikon Suzuki itu yakin bahwa Suzuki Ecstar bakal melakukan apapun demi untuk mempertahankan rider muda andalannya tersebut asala Spanyol, agar tidak pindah ke yang lainnya. Karena Yamaha pun sekarang sedang dalam pencarian pebalap untuk menggantikan Lorenzo yang akan pergi musim depan.
"Maverick Vinales memiliki bakat. Ia masih menjalani musim keduanya," ujar Schwantz.
"Sejauh ini, saya rela akan membayar untuk tetap mempertahankan Maverick. Suzuki telah memperbaiki motornya dan dia tampil sangat baik," tambahnya.
Maverick Vinales merupakan pebalap yang mempunyai potensi juara yang sangat besar, ia mampu menyerap ilimu-ilmu yang di perlihatkan pebalap-pebalap hebat lainnya, karena seperti di ketahui Maverick Vinales merupakan pebalap yang sangat cerdik.

Sumber:indoberita.com

Honda Meminta Petinggi MotoGP Untuk Rombak Aturan Uji Coba

Preh-Solusi /Kamis, 12 Mei 2016 16:54


Preh-Solusi - Team Principal Repsol Honda juga sekaligus Direktur Marketing dan Komunikasi Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo mengimbau kepada para petinggi MotoGP untuk merombak aturan uji coba dan menggulirkan masa engine upgrade setidaknya sekali di pertengahan musim 2016 ini, demikian yang ia nyatakan kepada MCN.

Saat ini, setiap tim Honda, Yamaha dan Ducati di batasi dengan tujuh mesin identik, yang seluruhnya di datangkan di Losail, Qatar pada bulan Maret lalu untuk di periksa oleh tim pengawas teknis MotoGP dan di segel. Honda sendiri kini mengalami kesulitan karena tidak mendapatkan banyak waktu untuk uji coba.
"Di era sekarang, MotoGP tidak menyediakan begitu banyak hari untuk melakukan uji coba. Kami memperkenalkan mesin baru untuk musim ini, tapi tidak punya cukup waktu untuk menjajalnya. Pada dasarnya, kami memilih mesin itu dalam uji coba di Jerez pada bulan November lalu," ujar Suppo.
Livio Suppo yakin pembatasan engine upgrade di MotoGP harus kembali di evaluasi di masa depan, meski bertujuan untuk menekan biaya balap dan pengembangan. Pria Italia ini berdalih pengembangan di tengah musim juga bisa membuat persaingan MotoGP untuk musim 2016 ini kian memanas.
"Menurut saya, demi kebaikan kejuaraan ini, lebih baik MotoGP memperbolehkan setidaknya satu kali engine upgrade di pertengahan musim ini. Mungkin hal ini akan menguntungkan Honda, tapi selanjutnya juga bisa menguntungkan bagi Ducati dan Yamaha," tutup Suppo.
Sumber:Merdeka.com

Rossi Kembali Sindir Lorenzo Dan Memuji Maverick Vinales

Preh-Solusi /Rabu, 11 Mei 2016 17:40


Preh-Solusi - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi belum juga menghentikan psywar dengan dua rival terberatnya, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez. Usai MotoGP Le mans, Prancis akhir pekan lalu. Valentino Rossi kembali melontarkan sindiran kepada Jorge Lorenzo yang sukses merebut kemenangan di Prancis tersebut.

Valentino Rossi yang finis kedua, tiba-tiba mengaku bahwa moto YZR-M1 miliknya mengalami spin saat balapan, persis seperti penjelasan Jorge Lorenzo yang finis kedua di Jerez, Spanyol pada dua pekan sebelumnya, di mana justru The Doctor yang meraih kemenangan pada saat itu.
"Ketika saya mencapai posisi kedua, motor saya mengalami spin. Andai tidak begini, mungkin saya bisa menang," ujarnya, yang kemudian juga memberi penjelasan kepada AS.
"Saya hanya bercanda. Sebenarnya Jorge Lorenzo memang sangat kuat dan terlalu jauh untuk di kejar," katanya.
Setelah memberikan sindiran pada Por Fuera, Rossi pun melontarkan pujian kepada pebalap Suzuki Ecstar yang berpeluang besar akan menjadi tandemnya tahun depan, Maverick Vinales yang finis ketiga dan sukses meraih podium pertamanya di MotoGP.
"Ah, kalau tidak salah, podium perdana saya adalah di Monza pada tahun 1971," gurau rossi, yang meraih podium kelas tertinggi GP500 untuk pertama kalinya di Jerez pada tahun 2000.
"Mack sekali lagi sukses menunjukan potensinya. Ia tak hanya sekali dua kali membuktikan ini. Saya rasa ia sudah merupakan salah satu pebalap terkuat di MotoGP," tutup Rossi.
Sumber:Merdeka.com

Valentino Rossi: Vinales Bakal Menjadi Pahlawan Di Suzuki Ecstar

Preh-Solusi /Selasa, 10 Mei 2016 18:00


Preh-Solusi - Meski tidak punya andil dalam pemilihan tandemnya di Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku penasaran siapa yang akan menjadi pegganti Jorge Lorenzo di musim yang akan mendatang. The Doctor pun mengaku ia tak masalah Dani Pedrosa atau Maverick Vinales yang bakal menjadi rekan setimnya nanti di MotoGP 2017 mendatang.

Maverick Vinales merupakan nama yang paling banyak di perbincangkan sebagai pengganti Jorge Lorenze yang akan pindah ke tim Ducati musim depan. Meski yakin Vinales bakal tampil kuat dan bagus bersama Yamaha, Rossi juga berpendapat bahwa pebalap asal Spanyol yang berusia 21 tahun tersebut bisa menjadi pahlawan Suzuki di kemudian hari seperti juara GP500 1993, Kevin Schwantz.
"Saya akan menyatakan pendapat tanpa tau apapun soal komunikasi mereka. Saya tidak tau detail kontraknya, saya tidak tau detail finansialnya. Saya sendiri pun tidak cemas. Tapi jika saya berada di situasi Mack, mungkin kisah dengan Suzuki akan lebih romantis," ujar Rossi.
Sembilan kali juara dunia ini yakin Maverick Vinales akan mampu membawa Suzuki bersaing dengan sangat sengit dengan Yamaha, Honda dan Ducati. Meski begitu Rossi menyadari bahwa target Vinales untuk menjadi juara dunia akan jauh lebih mudah bila mengendarai YZR-M1.
"Di Suzuki, ia bisa menjadi The Next Kevin Schwantz, apalagi bila ia juara. Suzuki sudah punya potensi yang bagus. Tapi tentu lebih sulit mengantar Suzuki ke papan atas, Karena Yamaha lebih kuat. Mack bisa mendapat motor yang hebat di Yamaha. Tapi saya tidak tau apa rencana Mack, itu terserah sama Mack sendiri," tutup Rossi.
Sumber:Merdeka.com

Jorge Lorenzo Berhasil Meraih Podium Tertinggi GP Prancis 2016

Preh-Solusi /Senin, 9 Mei 2016 18:24


Preh-Solusi - Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo berhasil merebut podium tertinggi MotoGP di Sirkuit Le Mans, Prancis. Tanpa perlawanan, Jorge Lorenzo sukses menjuarai seri kelima MotoGP, Miggu (8/5/2016). Lorenzo jadi yang tercepat dengan catatan waktu 43 menit 51,290 detik. Sejak lap pertama, juara MotoGP 2015 itu bisa memimpin jalannya lomba. Ia sama sekali tidak tertanggu oleh pebalap-pebalap lain yang ada di belakangnya.

Sementara itu, aksi menarik yang di perlihatkan sang tandemnya, Valentino Rossi. Ia yang memulai balapan dari posisi ketujuh berhasil menembus urutan lima besar saat race berjalan pada dua putaran. Dalam beberapa lap Rossi konsisten mengejar Marc Marquez, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso. Saat Iannone terjatuh, Rossi otomatis menuju ke posisi empat dan ia mulai berani menempel ketat dua lawannya. Hingga akhirnya di lap ke-12, Rossi sukses melewati Marquez dan Dovizioso.

Pebalap berjuluk The Doctor itu tak lagi mendapat perlawanan karena pada lap ke-15, Marquez dan Dovizioso sama-sama terjatuh saat melewati tikungan tajam. Untuk Dovizioso, dalam tiga balapan beruntun ia selalu gagal untuk mencapai finis. Sedangkan Marquez bisa melanjutkan aksinya, namun ia harus puas berada di posisi 13.

Selanjutnya Duo Yamaha tidak terbendung, sementara itu pada posisi ketiga di dapat oleh Tim Suzuki Ecstar, Maverick Vinales. Di papan klasemen, posisi puncak berhasil di kuasai oleh Lorenzo. Pebalap berkebangsaan Spanyol itu yang memiliki 90 poin dan ia berhasil menyingkirkan Marquez yang mengantongi 85 poin.

Berikut ini adalah hasil MotoGP Le Mans, Prancis 2016:
  1. Jorge Lorenzo - Movistar Yamah - 42m 51.290s
  2. Valentino Rossi - Movistar Yamah - 44m 1.944s
  3. Maverick Vinales - Suzuki Ecstar - 44m 5.467s
  4. Dani Pedrosa - Repsol Honda - 44m 10.009s
  5. Pol Espargaro - Monster Yamaha Tech 3 - 44m 16.221s
  6. Aleix Espargaro - Suzuki Ecstar - 44m 24.211s
  7. Danilo Petrucci - Octo Pramac - 44m 29.541s
  8. Hector Barbera - Avintia Racing - 44m 29.794s
  9. Alvaro Bautista - Aprilia Racing Team Gresini - 44m 39.826s
  10. Stefan Bradl - Aprilia Racing Team Gresini - 44m 45.792s
  11. Eugene Laverty - Aspar Team MotoGP - 44m 53.967s
  12. Loris Baz - Avintia Racing - 44m 58.948s
  13. Marc Marquez - Repsol Honda - +1 lap

Sumber:sport.sindonews.com

Translate