Showing posts with label bola. Show all posts
Showing posts with label bola. Show all posts

Juan Mata Dan Daley Blind Di Pastikan Akan Di Tendang Dari Skuat MU Oleh Mourinho

Preh-Solusi /Selasa, 31 Mei 2016 18:51

Preh-Solusi - Juan Mata dan Daley Blind bakal menjadi korban pertama di mulainya era Jose Mourinho di manchester United untuk musim yang akan mendatang. Manajer Portugal itu belum lama ini mengunjungi markas latihan Manchester United untuk kali pertama dan kabarnya sudah membuat keputusan untuk merombak skuat intinya.

Menurut laporan Sky Sport, Jose Mourinho akan siap melepaskan dua pemainnya tersebut di musim panas yang akan mendatang. Kabar ini tentu bakal menjadi berita buruk untuk Juan Mata, yang di jual oleh Mourinho ke Manchester United ketika ia masih melatih Chelsea dengan harga 33,5 juta poundsterling.

Pemain Spanyol merupakan favorit para penggemar di Stamford Bridge, namun bagi Jose Mourinho tidak senang dengan kemampuan Juan Mata dalam membantu pertahanan tim dan juga dalam menyerang dan ia membiarkan sosok yang berusia 28 tahun itu pergi ke klub lain.

Sementara bagi Daley Blind yang di kenal sebagai sosok yang loyal dengan Van Gaal dan sempat mengungkapkan kekecewaannya usai manajer Belanda tersebut  di pecat dari Manchester United di pekan lalu. Dan di sebutkan bahwa sang bek tersebut di anggap tidak memenuhi kriteria fisik ideal yang di ususng oleh sang pelatih Jose Mourinho.

Sumber:Merdeka.com

Real Madrid Juara Liga Champions Musim 2015-2016

Preh-Solusi /Minggu, 29 Mei 2016 12:48

Preh-Solusi - Real Madrid tampil sebagaii juara Liga Champions untuk musim 2015-2016. Mereka menjadi juara setelah mengalahkan Atletico Madrid di babak adu penalti. Dengan demikian, Real Madrid pun akhirnya sukses meraih gelar juara Liga Champions yang ke-11 mereka di turnamen ini: "La Undecima" demikian mereka melabelinya. Los Blancos kembali sukses menundukan Atletico Madrid, rival sekota sekaligus lawan mereka di final dua tahun belakangan.

Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, pertandingan ini berakhir dengan di lanjutkan ke babak adu penalti. Di babak adu penalti tersebut, penendang yang keempat bagi tim Atletico Madrid, Juanfran gagal mencetak gol. Tendangannya menerpa tiang gawang dan membuat Atletico Madrid tetap tertinggal dengan skor 4-3. Namun penendang kelima Real Madrid, Ronaldo berhasil mencetak golnya yang di kawal Oblak. Ia tidak membuang peluang yang sudah ada di depan mata. Tendangannya pun masuk dan mengubah skor menjadi 5-3 dan membawa Real Madrid meraih trofi juara Liga Champions untuk musim ini.

Mulainya Pertandingan
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion San Siro, Milan, Minggu (29/5/2016) dini hari WIB, Real madrid langsung tampil sangat agresif setelah wasit membunyikan peluit untuk di mulainya pertandingan. Di sisi lain, Atletico Madrid juga berani tampil terbuka. Mereka tidak hanya sekadar menunggu Madrid melakukan serangan, lalu balas melakukan dengan serangan balik. Kendati begitu, Madrid tampil lebih dominan. berulang kali serangan mereka yang kebanyakan di awali oleh umpan-umpan silang dan umpan-umpan panjang yang langsung ke depan yang bisa membuat banyak membahayakan pertahanan Atletico Madrid. Peluang pun mereka dapatkan ketika pertandingan yang baru berjalan lima menit.

berawal dari pelanggaran yang di buat oleh Filipe Luis terhadap Gareth Bale, Real Madrid mendapatkan tendangan bebas yang tiidak jauh dari kotak penalti Atletico Madrid. Bale sendiri yang mengeksekusi tendangan bebas itu. Dari tendangan bebas itu, bola menusuk ke depan gawang Atletico. Casemiro pun langsung menyambarkan sebelum bola menyentuh tanah. Sial bagi Casemiro, tendangannya masih bisa di tepis oleh Oblak dengan kakinya.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-15, Madrid kembali mendapatkan tendangan bebas. Dari tendangan bebas iniilah yang kali ini bisa membuat gol yang di eksekusi oleh Toni Kroos, Madrid akhirnya unggul dengan 1-0. Tendangan bebas Kroos di sambut dengan sundulan oleh Bale. bola yang melambung ke depan gawang Atletico setelah di sundul Bale itu lantas di sambar oleh Sergio Ramos dengan sepakan datar. Kali ini, Oblak tidak mampu menghalau gawangnya.

Tertinggal dari rival sekota, Atletico tidak putus asa. Mereka tidak lantas terburu-buru untuk langsung menghambur ke depan dan menggempur pertahanan Real Madrid. Beberapa kali, mereka memutar-mutar bola di tengah, sebelum akhirnya melepaskan umpan terobosan ke depan ketika celah sudah terbuka. Namun demikian, Madrid juga terbilang disiplin dalam bertahan. trio Casemiro, Modric, Kroos tidak pernah berdiri terlalu jauh dari lini pertahanan Madrid sehingga membuat Atletico kesulitan untuk menemukan celah.

Dua peluang sempat di dapatkan Atletico, Griezman. Namun satu tendangan yang di buatnya terlalu pelan sehingga bisa di tangkap oleh Navas dengan mudah. Sementara sepakan Griezmann lainnya melebar tipis di sisi kanan gawang Madrid. Babak pertama berakhir setelah injury time selama satu menit selesai. Gol yang di buat Ramos jadi pembeda di paruh babak pertama.

Banak kedua kemudian di awali dengan sebuah kejadian, yang kemudian membuat cerita final 2015-2016 ini menjadi lebih menarik. Baru beberapa saat pertandingan paruh kedua berjalan, Atletico mendapatkan hadiah penalti satelah Pepe melakukan pelanggaran terhadap Fernando Torres. Griezmann kemudian mengeksekusi tendangan penalti itu. Namun ia gagal mencetak gol yang di kawal Navas. Ini adalah penalti Griezmann yang kedua musim ini, ketika menghadapi Real Madrid dan dua-duanya gagal.

Tidak lama setelah penalti itu, pelatih Atletico, Diego Simeone tampak memberikan sedikit wejangan dan menyemangati Griezmann di pinggir lapangan. Simeone kemudian menepuk anak buahnya itu dan mempersilakannya untuk main kembali. Atletico tampil lebih agresif di babak kedua. Dengan masuknya Carrasco menggantikan Augusto, mereka lebih banyak menekan dari sisi sayap kiri. Beberapa kali mereka juga memaksa Madrid untuk bertahan amat dalam.

Kendati begitu, Madrid masih sempat memberikan ancaman untuk gawang Atletico. Pada menit ke-69, sebuah serangan balik Madrid di akhiri dengan dengan sepaka Benzema dari dalam kotak penalti. Sial bagi Benzema dan juga bagi tim, tendangan tersebut masih bisa di tepis oleh Oblak. Tidak beberapa lama setelahnya, gantian peluang Bale yang gagal. tendangan datar pemain asal Wales itu di halau pemain Atletico tepat di depan garis gawang Atletico.

Pada akhirnya Atletico berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ketika menginjak menit ke-79, Carrasco si pemain pengganti itu membobol gawang yang di kawal Navas. Gol bermula dari sebuah serangan dari sisi sayap kanan. Umpan silang dari Juanfran langsung di sambut oleh Carrasco yang berada di depan gawan Madrid.

Setelah gol tersebut, Madrid masiih sempat mendapatkan peluang lewat bintang Madrid, Ronaldo yang menerima umpan terobosan dari Bale, ia berusaha mengecoh Oblak dan melepaskan sepakan. Namun sepakan itu dengan cepat di halau oleh Oblak. Sama seperti final dua tahun belakangan, pertandingan pun di lanjutkan ke babak tambahan. Di babak tambahan, tidak banyak peluang tercipta. Namun sebelum babak tersebut di mulai, beberapa pemain Madrid seperti Ronaldo dan Bale tampak mengalami kram. Mereka pun langsung mendapat perawatan dari fisioterapis tim.

Kendati demikian, para pemain Madrid tersebut masih bisa lanjut untuk bermain. Yang tidak bisa melanjutkan permainan malah bek Atletico, Filipe Luis yang mengalami cedera pangkal paha. Luis pun di ganti oleh Lucas Hernandez. Menjelang akhir babak tambahan, Madrid menggempur pertahanan Atletico. Namun, dua kali peluang mereka gagal lantaran terlalu lama untuk melepaskan sepakan. Dua kali juga usaha mereka di gagalkan oleh blok pemain bertahan Atletico.

Laga pun di lanjutka ke babak adu penalti. Di babak adu penalti, hanya satu penendang yang gagal mencetak gol yakni Juanfran. Namun, gagalnya tendangan Juanfran yang mengenai tiang gawang sudah cukup untuk memukul Atletico. Penendang kelima Madrid, ROnaldo menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Madrid menang dengan skor 5-3 lewat adu penalti dan keluar sebagi juara Liga Champions musim ini.

Adu Penalti:
Real Madrid
Lucas Vazquez (gol)
Marcelo (gol)
Gareth Bale (gol)
Sergio Ramos (gol)
Cristiano Ronaldo (gol)

Atletico Madrid
Antoine Griezmann (gol)
Gabi (gol)
Saul Niguez (gol)
Juanfran (gagal)

Susunan Pemain:
Real Madrid: Navas (Gk), Carvajal (Danilo 51), Pepe, Ramos, Marcelo, Kroos (Isco 72), Casemiro, Modric, Ronaldo, Benzema (Vasquez 77).

Atletico Madrid: Oblak (Gk), Juanfran, Savic, Godin, Filipe Luis (Hernandez 108), Koke, Gabi, Augusto (Carrasco 45), Saul, Torres, Griezmann.

Prediksi Line Up Real Madrid Vs Atletico Madrid Final Liga Champions Malam Ini

Preh-Solusi /Sabtu, 28 Mei 2016 18:44

Preh-Solusi - Jadwal final Liga Champions 2016 malam ini yang akan mempertemukan dua wakil Spanyol, Real Madrid akan melawan dengan Atletico Madrid yang akan di gelar di San Siro Stadium, Milan Minggu (29/5/2016) yang akan di mulai pada pukul 01.45 WIB. Final kali ini akan menjadi laga ulangan pada final Liga Champions di musim 2013-2014 yang lalu.

Seperti yang kita ketahui, kedua tim memang sudah pernah saling bertemu di final Liga Champions edisi dua tahun belakangan. Pada laga tersebut kemenangan yang sudah di depan mata bagi Atletico Madrid akhirnya sirna setelah Sergio Ramos berhasil menyamakan kedudukan pada menit akhir pertandingan dengan skor 1-1. Dan di babak tambahan waktu Los Rojiblancos di paksa menyerah 4-1 oleh gol yang cetak Ronaldo, Bale dan Marcelo. Namun kini Atletico Madrid bukannya tim lemah yang bisa di anggap enteng. Tangan dingin Diego Simeone mampu membuat Atletico menjadi tim yang di takuti di Benua Biru.

Dan sekarang merupakan waktu yang tepat bagi skuad Atletico Madrid untuk bisa membalaskan dendamnya di beberapa tahun yang lalu. Diego Simeone telah mempersiapkan sebagus mungkin timnya untuk menyambut partai final Liga Champions ini. hampir sebulan penuh ini Diego Simeone melakukan latihan ketat untuk anak didiknya demi meraih hasil yang baik pada partai final kali ini. Atletico sendiri mempunyai catatan bagus saat bertemu Real Madrid dengan hanya menelan satu kekalahan saja dari lima pertemuan terakhir bagi kedua tim.

Di segi pemain, pasukan Diego Simeone di pastikan akan siap tempur melawan saudaranya nanti. Simeone dapat membawa skuad terbaiknya ke Milan termasuk sang pahlawan Saul Niguez. Fernando Torres akan kembali mengisi post terdepan bersama dengan Antonie Griezmann. Sementara Niguez akan menyisir sayap bersama dengan Koke. Dan di jantung pertahanan akan di isi oleh Diego Godin akan saling membahu untuk bekerja sama dengan Jose Gimenez untuk menahan gempuran BBC. Pertahanan solid kembali akan menjadi andalan bagi Atletico Madrid pada laga bentrok kali ini.

Sementara di kubu Real Madrid, Los Blancos yakin mampu kembali memenangi laga final nanti. Bermodalkan segudang pengalaman mereka di ajang ini, Ronaldo dkk optimis kembali meraih hasil kemenagan pada final jilid kedua ini. Namun Madrid tak boleh bersenang hati dulu karena sekarang Atletico bukanlah tim kemarin sore yang bisa di anggap enteng. Meskipun berisikan pemain-pemain bintang, Los Blancos harus tetap berhati-hati jika tidak ingin gagal mengamankan trophy.

Terbang ke Milan, Zidane di pastikan akan membawa skuad pemain terbaiknya untuk menghadapi laga inii. Trio BBC akan kembali menjadi andalan pada laga ini. Ronaldo yang sempat di kabarkan mendapat cedera, sudah di konfirmasikan bahwa dirinya akan 100% fit pada final Liga Champions nanti. Ronaldo akan melengkapi trisula maut El Real bersam Bale dan Benzema. Sementara di lini tengah akan di isi oleh Casemiro yang telah pulih dari cedera dan akan kembali di pasangkan dengan Modric dan Tony Kroos. Dan di lini pertahanan Pepe akan kembali berduet dengan Sergio Ramos untuk meredam gempuran Griezmann dkk.

Prediksi Line Up Final Liga Champions:
Real Madrid (4-3-3): Navas (Gk), Marcelo, Pepe, Ramos, Carvajal, Kroos, Casemiro, Modric, Ronaldo, Benzema, Bale

Atletico Madrid (4-4-2): Oblak (Gk), Luis, Godin, Gimenez, Juanfran, Koke, Gabi, Fernandez, Niguez, Torres, Griezmann.

Mourinho ingin balas dendam ke Chelsea

Preh-Solusi /Jumat, 27 Mei 2016 15:31

Preh-Solusi - Bos anyar Manchester United, Jose Mourinho di kabarkan ingin membalaskan dendamnya ke klub lamanya, Chelsea. Manajer yang sudah berusia 53 tahun di sebut mengemban misinya untuk menunjukan pada The Blues, bahwa mereka salah sudah memecatnya di Desember yang lalu.

Seorang teman dekat manajer Portugal mengatakan The Sun: "Jose Mourinho masih merasa sakit hati dengan bagaimana semuanya berakhir."
"Dan memenangkan trofi di Manchester United bakal menjadi cara yang terbaik untuk kembali dan membalaskan semua orang, usai ia merasa di khianati di Stamford Bridge."
"Jose Mourinho akan selalu mencintai Chelsea dan klub dan juga dengan fans, namun tidak ada cinta pada mereka yang ada di balik pemecatannya."
"Tentu, Jose sudah lama ingin menangani Manchester United dan ia tau apa yang ingin di harapkan pada dirinya. Namun Manchester United akan mendapatkan lebih dari sekedar manajer terbaik dunia. Mereka mendapatkan Mourinho, yang ingin membuktikan sesuatu pada seluruh dunia."
Sumber:Merdeka.com

Buffon Dukung Atletico Madrid Untuk Balaskan Dendam Ke Real Madrid

Preh-Solusi /Kamis, 26 Mei 2016 16:56

Preh-Solusi - Gianluigi Buffon sangat mendukungg Atletico Madrid untuk bisa membalaskan demdamnya atas kekalahan mereka di tangan Real Madrid di final Liga Champions. Mereka pun sekarang lebih bagus dalam permainannya di bandingkan dengan musim yang lalu.

Real Madrid mengklaim trofi ke-10 mereka di ajang Liga Champions dua tahun belakangan, dengan mengalahkan Atletico Madrid usai menyamakan kedudukan lewat aksii Sergio Ramos pada menit ke-93, yang membatalkan keunggulan tim Diego Godin dkk di babak pertama.

Real Madrid lantas mencetak dengan tiga gol lagi di babak tambahan 2x15 menit untuk yang di menangkan oleh Real Madrid dengan skor 4-1 dan meraih trofi di Lisbon. Namun kiper Juventus, Gianluigi Buffon berharap hasil yang berbeda bakal terjadi di akhir pekan nanti.
"Jika memang ada keadilan, Atletico Madrid akan memenangkannya," ujar Buffon.
"Tentu itu akan sangat berat untuk mereka terima, ketika mereka membiarkan Real Madrid menyamakan kedudukan di menit ke-93 dii dua tahun belakangan dan mungkin sekarang adalah takdir mereka untuk menang di tahun ini. kalah lagi akan jadi sesuatu yang sulit untuk mereka terima."
Sumber:Merdeka.com 

Jose Mourinho Akan Membuat Permainan Manchester United Lebih Menarik Untuk Musim Depan

Preh-Solusi /Selasa, 24 Mei 2016 18:39

Preh-Solusi - Cendekiawan Sky Sport, Alan Smith mengklaim yang bahwa kedatangan Jose Mourinho sebagai pelatih baru untuk menggantikan Louis Van Gaal di Manchester United akan membuat permainan Setan Merah lebih menarik ketimbang saat masih di latih oleh Louis Van Gaal.

Sepanjang musim ini, kritikan terhadap pendekatan permainan Van Gaal memang terus bergulir. Bahkan tidak sedikit yang menyebutkan bahwa permainan Manchester United bersama Louis Van Gaal begitu membosankan. Namun menurut Smith, kehadiran sosok Jose Mourinho akan mengubah hal tersebut. Meskipun Mourinho sebagai pelatih yang di identik sebagai bermain negatif, namun ia menilai permainan Manchester United akan lebih menarik.
"Dia sosok pelatih yang berbeda dari saat pertama kali ia datang ke klub Chelsea. Awal musim inii tampaknya akan mempengaruhinya, jadi akan kita lihat nanti bagaimana dia kembali. Tapi di bukan sosok yang segera di kaitkan dengan Manchester United karena cara ia membangun sebuah tim," ujarnya.
"Dia memiliki mental yang luar biasa, mental kita melawan dunia. Dia akan mengeluarkan uang untuk belanja pemain, jadi ini akan menarik di Manchester karena Pep Guardiola juga turun ke jalan," sambungnya.
"Ini akan menjadi sedikit lebih menarik di bawah arahan Jose Mourinho. Ini tidak bisa lebih membosankan dari pada saat bersama Louis Van Gaal, tapi Mourinho bukan pelatih yang suka perubahan besar dan pendekatan coba-coba. Ini akan lebih tentang pertahanan dan kemenangan, jadi ini bukan tradisi United, tapi ini sangat sulit bagi petinggi klub mendapat pelatih lain karena tidak banyak pelatih top yang tersedia di luar," tutupnya.
Sumber:Merdeka.com 

Prediksi Final FA Cup: Crystal Palace Vs Manchester United

Preh-Solusi /Sabtu, 21 Mei 2016 18:39


Preh-Solusi - Manchester United memiliki kesempatan untuk memperbaiki musimnya. Mereka selangkah lagi bisa meraih gelar FA Cup untuk tahun 2016 ini. Namun, Manchester United harus mampu mengalahkan Crystal Palace di babak final FA Cup yang akan di gelar di Stadion Wembley, Sabtu (20/5/2016) malam ini. Manchester United sendiri sudah di pastikan tidak akan berlaga di Liga Champions untuk musim yang akan mendatang. Mereka hanya mampu finis di posisi kelima klasemen akhir Premier League.

Menjuarai FA Cup 2016 bisa menjadi obat tersendiri atas kegagalan untuk musim ini. Bahkan manajer Louis Van Gaal sempat menyatakan bahwa memenangi trofi piala FA lebih penting ketimbang hanya sekadar lolos ke Liga Champions. Namun Manchester United tidak boleh lengah meski yang di hadapi kali ini adalah Crystal Palace. Crystal Palace sendiri mengakhiri musim ini dengan berada di posisi ke-15 klasemen. Padahal di awal musim pasukan Alan Pardew tampil cukup baik dan bertengger di delapan besar.

Mereka juga memiliki motivasi lebih di final FA kali ini. Dengan menjuarai FA Cup 2016, mereka di pastikan bakal berlaga di kompetisi Eropa yaitu di Liga Europa. Tentu itu sesuatu bonus yang istimewa mengingat mereka jarang bermain di kompetisi antarklub Benua Biru. Kedua klub memiliki modal yang berbeda jelang laga final FA ini. Manchester United bermodalkan kemenangan atas Bournemouth di laga akhir liga Inggris sedangkan Crystal Palace justru kalah kala bertandang ke markas Southampton.

Di laga ini, Crystal Palace tidak bisa memainkan Kwesi Appiah, Maroaune Camakh, Joe Ledley dan Brede Hangeland karena faktor cedera. Sementara untuk Manchester United masih tidak bisa di perkuat oleh Bastian Schweinsteiger, Adnan Janujaz dan Will Keane karena faktor cedera juga.

Menurut prediksi  Manchester United masih di unggulkan di laga ini. Namun setan merah di perkirakan tidak mampu unggul lebih banyak lantaran mereka memang tengah memiliki masalah pada produktifitas gol. Manchester United di prediksi menang tipis dengan skor 1-0.

Perkiraan susunan pemain
Crystal Palace: Hennessey (Gk), Souare, Delaney, Ward, McArthur, Cabaye, Bolasie, Puncheon, Zaha, Wickham

Manchester United: De Gea (Gk), Valencia, Smalling, Blind, Rojo, Carrick, Fellaini, Rooney, Lingard, Martial, Rashford.

Manchester United Akan Negosiasi Dengan Bintang Juventus, Paul Pogba

Preh-Solusi /Jumat, 20 Mei 2016 13:37


Preh-Solusi - Manchester United di kabarkan sudah mulai meluncurkan tawaran untuk pemain yang berasal dari Prancis, Paul Pogba. Bintang Juventus ini juga sebelumnya sudah sering di kabarkan bakal kembali ke Premier League.

Chelsea sempat tertarik dengan pemain yang berusia 23 tahun, namun tawaran mereka untuk menggaetnya senilai 75 juta poundsterling di tolak mentah-mentah oleh raksasa Italia, Juventus. Manchester City juga ingin membeli pada pemain yang sama, mengingat manajer Josep Guardiola ingin sejumah bintang anyar untuk memperkuat timnya di musim yang akan mendatang.

Namun menurut jurnalis Duncan Castles, Juventus kini sudah siap melepas Paul Pogba ke klub lain, lantaran Manchester United sudah mengajukan tawaran untuk gelandang berbakat asal Prancis tersebut. Selain itu, PSG juga di kabarkan juga sudah mengambil langkah yang sama, menurut laporan Express.

Paul Pogba sendiri juga bergabung dengan Juventus, usai ia pergi dari Old Trafford di musim panas 2012. Sejak mendarat di Turin, ia sukses membantu timnya memenangkan empat gelar juara Serie A.

Sumber:Merdeka.com

Data Dan Fakta Liverpool Vs Sevilla Europa League

Preh-Solusi /Rabu, 18 Mei 2016 16:39


Preh-Solusi - Asa Liverpool untuk kembali berkompetisi di zona Eropa untuk musim depan belumlah sirna. The Reds masih punya peluang besar untuk menyusul Leicester City, Tottenham Hotspur, Arsenal dan juga Manchester City ke Liga Champions dengan harus mengalahkan dulu sang juara bertahan Europa League, Sevilla yang akan di gelar di St. Jacob-Park Stadium pada hari Kamis (19/5/2016) dini hari nanti.

Di pertemuan perdana kedua tim ini, Sevilla lebih di unggulkan secara pengalaman di mana tim asal Spanyol ini merupakan juara Europa League dua tahun terakhir secara beruntun. Namun banyaknya pemain yang cedera, di tambah dengan performa inkonsisten yang di tunjukan oleh Sevilla di La Liga, membuat Liverpool sedikit lebih di unggulkan meraih gelar Europa League untuk musim ini.

Sebelum menyaksikan bagaimana Sevilla vs Liverpool berebut tiket terakhir menuju Liga CHampions untuk musim depan, tidak ada salahnya bagi kita untuk membaca beberapa data dan fakta berikut ini:
  • Pertandingan ini adlah pertemuan pertama bagi kedua tim sepanjang sejarah kedua klub berdiri.
  • Sepanjang sejarah, baik Liverpool maupun Sevilla selalu memenangkan trofi Europa League saat kedua tim berhasil lolos ke partai final.
  • Inii adalah partai final zona Eropa pertama yang di mainkan Liverpool semenjak 2007 silam, di mana pada saat itu mereka di kalahkan oleh AC Milan dengan skor 2-1.
  • Partai final kali ini merupakan kali ke-12 Liverpool bermain di partai final kompetisi Eropa, di mana mereka sudah lolos tujuh kalii ke final Liga Champions dan tiga kali fina Europa League, dan satu kali final Winners Cup, di mana mereka memenangkan tujuh laga di antaranya.
  • Liverpool selalu menang melawan wakil Spanyol di partai final kompetisi Eropa, di mana mereka mengalahkan Real Madrid di final Europan Cup 1981 dan Alaves di final UEFA Cup 2001.
  • Liverpool hanya kalah sekali dari 13 pertandingan Europa League musim ini, di mana mereka hanya kalah dari Villareal di partai Semifinal dengan skor 1-0.
  • Liverpool tidak pernah mencetak lebih dari satu gol jika bermain di luar Anfield pada kompetisi Europa League musim ini.
  • Musim ini sudah ada 11 pemain berbeda yang mencetak gol bagi Liverpool di ajang Europa League.
Berikut ini adalah prakiraan susunan pemain Liverpool vs Sevilla:
Liverpool: Mignolet (gk), Alberto Moreno, Toure, Lovren, Clyne, Milner, Can, Lallana, Coutinho, Firmino, Sturridge.

Sevilla: Soria (gk), Mariano, Rami, Carrico, Tremoulinas, Krychowiak, N'Zonzi, Coke, Banega, Vitolo, Gameiro.

Barcelona Juara La Liga Untuk Musim 2015-2016

Preh-Solusi /Minggu, 15 Mei 2016 11:11


Preh-Solusi - Raksasa La Liga, Barcelona berhasil mengunci gelar juara La Liga ke 24 mereka pada Jornada ke 38 La Liga utuk musim ini. Dengan berkat tiga gol yang borong oleh Luis Suarez ke gawang Granada menjadi penentu El Barca menjuarai La Liga pada musim 2015-2016 musim ini dengan poin 91 dan tertinggal satu poin saja dari rival abadinya Real Madrid.

Berbeda dengan musim-musim yang sebelumnya, perburuan gelar La Liga musim ini tergolong cukup ketat dan sengit. Hal ini terlihat dari bagaimana Real Madrid dan Barcelona terus bersaing dengan ketat hingga Jornada ke-38 semalam, yang notabene pertandingan terakhir di La Liga musim ini.

Perjalanan Juara Barcelona untuk musim ini tergolong naik turun. Sempat mendominasi mulai Jornada ke-11, Tim asuhan Luis Enrique tersebut sempat turun peringkat ke-2 klasemen La Liga usai hasil seri melawan Espanyol, namun El Barca mampu merebut kembali posisi puncak klasemen usai ia menang saat berhadapan dengan Malaga.

Sempat di jagokan akan meraih gelar juara La Liga dengan cepat, namun tiga kekalahan beruntun Barcelona kontra Real Madrid, Real Sociedad dan juga Valencia membuat jarak antara tim Catalan tersebut dengan dua pesaing mereka, Atletico Madrid dan Real Madrid semakin menipis hanya tertinggal dari Real Madrid satu poin dan dari Atletico Madrid tiga poin.

Namun pada Jornada ke-37 kemarin, pesaing terdekat mereka Atletico Madrid yang berada di peringkat ke-2 klasemen harus tergelincir saat bertandang ke markas Levante, sehingga perebutan gelar juara La Liga hanya menyisakan dua tim yaitu Barcelona dan Real Madrid yang hanya berselisih satu poin saja.

Pada pertandingan Jornada ke-38 semalam, Real Madrid berhasil menang saat berhadapan dengan Deportivo La Coruna dengann skor 2-0 yang di cetak oleh Cristiano Ronaldo, namun di waktu yang sama juga Barcelona berhasil meraih kemenangan saat berhadapan dengan Granada dengan skor 3-0 yang di cetak oleh Luis Suarez, sehingga gelar juara La Liga 2015-2016 musim ini resmi menjadi milik klub Barcelona tersebut.

Sumber:Merdeka.com

Translate