Showing posts with label aceh. Show all posts
Showing posts with label aceh. Show all posts

RI Bakal Canangkan Aceh Jadi Tujuan Wisata Halal Untuk Saingi Malaysia

Preh-Solusi /Selasa, 3 Mei 2016 20:01


Preh-Solusi - Kementerian Pariwisata akan mencanangkan Daerah Istimewa Aceh dan Sumatera Barat ini menjadi tujuan Wisata Halal pada tahun 2016. Pencanangan ini menyusul Lombok yang telah di tunjuk menjadi destinasi Wisata Halal di Indonesia.

Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata Oneng Setya Harini mengatakan, keberadaan destinasi Wisata Halal di Indonesia ini perlu di tingkatkan lagi. Lantaran mayoritas penduduk beragama Islam, Indonesia punya potensi besar untuk menjadi daerah wisata yang ramah bagi wisatawan muslim dunia.
"Kita sedang mendorong Aceh dan Sumatera Barat. Kalau kita mau itu kan harus optimistis. Apalagi kalau melihat dari daya tariknya, akan jauh lebih bagus dan beragam," ujarnya.
Dia menjelaskan destinasi Wisata Halal ini sudah berkembang di sejumlah negara seperti Malaysia dan Jepang. Bahkan destinasi ini sudah mampu tumbuh sangat pesat di Negeri Malaysia. Melhat hal tersebut, Indonesia juga seharusnya tidak kalah dengan Malaysia. Apalagi Indonesia punya sejumlah wilayah yang memiliki kekayaan budaya bernuansa Islam seperti di Daerah Istimewa Aceh.
"Kita harus menang dari Malaysia, Kenapa pilih Aceh? Karena tentu saja budaya, karena Aceh adalah budaya Islam yang sangat kuat. Kemudian potensi alam juga bisa. Orang-orang luar datang ke Indonesia karena budayanya," kata Oneng.
Oneng menyatakan, Kementerian Pariwisata menargetkan pengembangan destinasi Wisata Halal. Aceh dan Sumatera Barat bisa berjalan mulai tahun 2016 ini. Dengan demikian, di harapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan asing dari negara-negara Islam yang ada di Dunia.
"Mudah-mudahan 2016 ini bisa terwujud. Kita akan mendorong pasar-pasar Malaysia bisa di arahkan ke Aceh dan Sumatera Barat," tutupnya.
Sumber:liputan6.com

Wow!! Sambal Ganja, Pameran Kuliner Di Taman Mini

Preh-Solusi /Minggu, 17 April 2016 16:38

Ilustrasi
Preh-Solusi Beragam Kuliner yang ada di Aceh akan ditampilkan di pasar Aceh dalam rangka Hut ke-41 Taman Mini Indonesia Indah. Dalam rangka Hut ke-41 ini, semua orang diperbolehkan mencicipi berbagai macam kuliner Aceh tersebut.

Salah satu kuliner Aceh yang juga bisa dikatakan sangat unik dengan namanya adalah Sambal Ganja yang diracik khusus oleh Cut Debi Syahrini, sebagai pemilik gerai Dapur Icut. Sambal Ganja racikan Cut Debi Syahrini ini salah satu andalannya, untuk ditampilkan dipameran beragam macam kuliner Hut Taman Mini, kata Cut Debi kepada Serambinews.com.

Pameran Ini berlangsung pada tanggal 16-24 April 2016 yang diadakan di Anjungan Taman Mini. Cut Debi tidak hanya menghadirkan Sambal Ganja, namun ia juga menghadirkan masakan-masakan khas Aceh lainnya, seperti nasi gurih, ayam tangkap, dan masakan khas Aceh lainnya.

Kepala Anjungan Aceh Taman Mini, Ir Cut Putri Aliyanur, mengatakan bahwa:Dalam rangkaian Hut Taman Mini yang Ke-41 ini, Anjungan Aceh secara khusus membangun Pasar Aceh yang menghadirkan beragam produk industri dan kuliner khususnya yang ada di daerah Aceh.

Selama sepekan ini kita tampilkan Pasar Aceh, yang diisi oleh perwakilan komunitasetnis Aceh se Jabodetabek. Kita juga mengisi panggung Anjungan Aceh dengan pertunjukan Seni-seni yang ada di daerah Aceh, Ujar Cut Putri.

Semoga dengan adanya rangkaian acara seperti ini, semua kuliner yang ada di Aceh bisa bertambah banyak lagi dan semua orang bisa menyukainya. Semoga seluruh Dunia bisa menyukai dan mencicipi masakan khas Aceh.


Sumber:aceh.tribunnews.com

SMAN 1 Sigli, Siswa Riset Minyak Kelapa

Preh-Solusi /Sabtu, 16 April 2016 15:09


Preh-Solusi - Sebanyak 50 lebih Siswa SMAN 1 Sigli, Jumat (15/4/2016) kemarin melakukan riset pengolahan minyak kelapa dengan cara sistem permentasi tanpa terlebih dahulu dimasak. Kegiatan itu di adakan oleh Lembaga Penelitian Pengembangan Sekawan Teknorat Mandiri (LPPSTM) Aceh.

Wakil Kepala SMAN1 Sigli, Drs. Sofyan saat mulai membuka acara itu Ia berharap bagi siswa-siswi maupun masyarakat, semoga riset itu bermanfaat dan menambah wawasan bagi siswa, sehingga bisa di terapkan dalam pengetahuan yang akan mendatang.

Perwakilan LPPSTM Aceh, Zikrul Khalid ST menyatakan kepada Serambi, seusai acara tersebut ia mengatakan, sosialisasi ini merupakan program gerakan riset Aceh 2016 tingkat SMA. Agenda demo hasil karya riset, selain minyak kelapa juga ada proses produksi minyak seulanga sebagai bahan parfum. Dengan adanya agenda ini siswa-siswa dapat berprestasi dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan.

Selanjutnya, Siswa juga melakukan riset proses produksi briket arang sebagai bahan bakar alternatif dan proses aluminium sulfat cair sebagai bahan baku pemurnian air. Semoga prestasi ini membuat kita semua senang dan bangga kepada Siswa yang sudah berprestasi tersebut dan bisa di terima masyarakat dengan baik.

Untuk pengolahan minyak kelapa dilakukan dengan cara permentasi yang tanpa harus di masak terlebih dahulu, seperti laimnya dilakukan orang-orang di kampung. Olahan minyak kelapa proses permentasi lalu menjadikan minyak yang bisa di taruh di kepala anak sebagai obat pendingin kepala.

Pemateri kegiatan ini, selain Zikrul Khalid juda hadir Saisa ST MT, dosen Peneliti Kimia Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh. Pada dasarnya riset yang di lakukan oleh siswa itu sangat lah mudah. Pengkajian yang lebih dalam. Diantaranya mata pelajaran Biologi, Matematika, dan Kimia ujar Zikrul Khalid.

Sumber:aceh.tribunnews.com

Nikmatnya Kepiting Jumbo Singkil Khas Rumah Makan Desa Gosong Telaga Barat

Preh-Solusi /Selasa, 12 April 2016 13:47

Preh-Solusi - Anda jangan mengaku pernah ke Kabupaten Aceh Singkil, bila belum mencicipi kepiting rebus berukuran jumbo yang di cocol dengan sambal khas Rumah Makan Kiniko Duo. Boleh jadi kepiting berukuran 1 kilogram bisa di peroleh di masa saja. Akan tetapi soal rasa nanti dulu.

Daging kepiting tebal manis plus sambal yang bikin ngiler dan membuat air liur menetes di pastikan hanya ada di rumah makan yang lebih di kenal dengan sebutan Kiniko Anak Laut. Tempat makan di gubuk yang di bangun di atas hamparan air seluas mata memandang, akan bertambah sempurna manakala senja menyapa.

Sambil makan kita dapat menikmati detik-detik matahari tenggelam di ujung lambaian pohon cemara. Benar-benar suguhan makan yang sempurna. Belum lagi cara makan kepiting yang memberikan sensasi tersendiri. Kalau yang datang kesana sudah pasti ingin melahap masakan yang ada di sana.

Tamu yang memesan kepiting terlebih dahulu di beri kayu balok kira-kira panjang 25 cm dengan lebar 40 cm serta stik kayu sebesar jempol kaki. Peralatan sederhana itu berfungsi meremukan tulang kepiting sebelum di ambil daging bagian dalamnya. Kepiting bakau yyang di sajikan setelah di rebus berwarna merah menggoda bukan sembarangan.

Rafika si pemilik rumah makan tersebut menjaga benar kualitas kepiting yang di sajikan kepada pembeli. Para pelanggan di persilakan memilih sendiri kepiting yang di sukai yang masih hidup yang ada dalam penangkaran untuk di masak. Tidak heran jika kepiting di sajikan dagingnya tebal dan manis. Tidak rugi rasanya merogoh kocek Rp.210.000 per satu porsi kepiting dengan berat 1 kilogram.
"Pelanggan kami persilakan untuk memilih sendiri kepiting yang mau di masak. Kalau yang berat 1 kilogram harganya Rp.210.000, sedangkan yang seilo dua ekor seharga Rp.185.000 per porsi," jelas Rafika.
Mengenal sambal yang menjadi saus makan kepiting hanya Rumah Makan Kiniko Duo yang tahu resepnya. Resep rahasia cara membuat sambal andalannya itu yang di akui para pengunjung benar-benar sangat enak.

Selain kepiting rebus Rumah Makan Kiniko Duo juga menyajikan kuliner kepiting asam manis. Kemudian ikan bakar pakai daun, udang kelong sambal dan goreng serta aneka menu seafood lainnya. Rumah makan tersebut terletak di pinggir jalan raya Singkil, Singkil Utara, tepatnya di Desa Gosong Telaga Barat, Singkil Utara. Jangan hanya percaya saja, datang dan buktikan sendiri.

Sumber:SERAMBINEWS.COM

3 pulau di Aceh Muncul Kembali Setelah Di Terjang Tsunami

Preh-Solusi /Jumat, 8 April 2016 17:40

Preh-Solusi - Pulau Jejawi di kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil yang sempat hilang tenggelam saat gempa bumi dan Tsunami akhir Desember 2004 silam, kini sudah mulai timbul kembali kepermukaan. Warga memanfaatkan pulau itu dengan menanam pohon kelapa.
"Ada tiga pulau di wilayah Kepulauan Banyak yang tenggelam pada saat gempa bumi dan gelombang tsunami. Namun satu di antaranya sudah timbul kembali kepermukaan," ujar Camat Pulau Banyak Barat.
Tiga pulau yang tenggelam akibat gempa dan tsunami tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Pulau Jejawi,
  2. Pulau Maleno, dan
  3. Pulau Gosong Sianje.
"Jadi, beberapa tahun terakhir Pulau Jejawi ini sudah timbul kembali setelah tenggelam sekitar 10 tahun lebih," ungkapnya.
Lebih jauh Hasbi menjelaskan ketiga pulau yang tenggelam akibat gempa dan tsunami itu tidak di huni manusia dan hanya di tumbuhi tanaman pepohonan seperti kelapa dan pohon-pohon lainnya.
"Kalau Pulau Sianje belum timbul. Namun pada saat terjadi pasang surut, pipa bor minyak milik pertamina yang di bangun pada tahun 1973 di atas hamparan Pulau Sianje itu terkadang kelihatan," ujar Hasbi.
Hasbi menambahkan, jumlah pulau besar kecil di kawasan kepulauan Banyak sekitar 71 pulau. Namun saat gempa bumi dan gelombang tsunami, 3 pulau tersebut teggelam.
"Jadi, sekarang jumlah pulau di kawasan gugus kepulauan Banyak sekitar 68 pulau lagi termasuk dengan pulau setan. 28 pulau masuk dalam Kecamatan Pulau Banyak Barat dan 40 pulau masuk ke wilayah Kecamatan Induk Pulau Banyak," tutupnya.
Sumber:Merdeka.com

Keindahan Waduk Jeulikat Lhokseumawe

Preh-Solusi /Kamis, 7 April 2016 18:23

Preh-Solusi - Puluhan orang saban sore menjelang senja menikmati suasan Waduk Jeulikat di Desa Jeulikat, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh. Waduk buatan inii menjadi pesona baru bagi obyek wisata yang ada di Aceh. Bagi yang ingin pergi ke kota Lhokseumawe jangan lupa singgah di tempat tersebut karena tempatnya sangat bagus untuk dan pemandangannya juga sangat bagus.

Untuk menuju kawasan wisata itu sangat mudah. Jika melintas jalan Medan-Banda Aceh, Anda bisa menuju kawasan itu lewat Simpang Elak Kampus STAIN Malikussaleh di Buket Rata, Lhokseumawe. Berbeloklah ke kiri lalu ikuti jalan aspal dua jalur yang membentang sekitar 5 km. Begitu melihat Markas Brimob, nah lokasi obyek wisata itu ada di sana. Jalur lainnya, jika anda bisa memilih jalur Simpang Kandang lalu ikutilah jalan itu sampai bertemu simpang empat. Setelah itu berbeloklah ke kanan maka Anda akan bertemu markas Brimob, nah di situlah obyek wisata itu.

Obyek wisata ini menawarkan keindahan waduk buatan. Hamparan tampungan air membentang. Di pinggir waduk di siapkan pondok untuk bersantai-santai. Semilir angin membawa keseukan sembari pengunjung bersantai. Saban senja puluhan muda-mudi, kalangan remaja dan dewasa menyemut memadati waduk itu. Untuk makanan dan minuman, tak perlu khawatir, di situ tersedia berbagai macam makanan dan minuman ringan yang di tawarkan untuk pengunjung. Jika ingin bersantai sambil membakar ikan silakan.

Pengunjung hanya di bebankan biaya parkir kendaraannya saja. Untuk yang roda empat biaya parkir hanya keluar sebesar Rp.10.000 saja per kendaraan sedangkan untuk yang roda dua biaya parkir hanya keluar sebesar Rp.5.000 saja per kendaraan. Murah bukan!!
"Waduk ituu dekat kota. Sehingga wajar kalau banyak sekali yang berkunjung," ujar salah seorang pengunjung.
Pengunjung lainnya terpesona dengan tangga-tangga indah yang di lapisi dengan keramik. Di situ, biasanya muda-mudi berfoto-foto ria. Kini, waduk Jeulikat berhasil menarik perhatian pengunjung yang ada di Aceh. keindahannya menjadi salah satu pesona yang menjadi buruan para photographer.

Sumber:wisataaceh.com

Translate