Preh-Solusi /Senin, 4 April 2016 12:50
Preh-Solusi - Pebalap tim pabrikan Ducati Corse, Andrea Iannone
menjadi topik panas usai MotoGP Argentina digelar di Sirkuit Termas de Rio
Hondo pada hari Minggu (3/4), di mana ia terjatuh dan membawa serta rekan
setimnya, Andrea Dovizioso tepat di tikungan terakhir hingga keduanya gagal
menapaki tangga podium.
Keduanya sempat bersaing sengit dengan Valentino Rossi dalam memperebutkan posisi kedua, namun Iannone justru terjatuh hanya beberapa meter dari garis finis dan menyeret Dovizioso ke gravel. Dovizioso mampu bangkit dan mendorong Desmo16 GP miliknya ke garis finis dan menduduki posisi ke-13.
"Saya baik-baik saja, hanya kecewa. Tentu saya mencemaskan tim dan Dovi. Situasi ini begitu berat, karena saya jatuh dan menyenggol Dovi. Kami berdua seharusnya bisa naik podium, jadi menyelesaikan balapan seperti ini benar-benar sulit dipercaya," ujar Iannone yang gagal finis melalui Crash.net.
Keduanya sempat bersaing sengit dengan Valentino Rossi dalam memperebutkan posisi kedua, namun Iannone justru terjatuh hanya beberapa meter dari garis finis dan menyeret Dovizioso ke gravel. Dovizioso mampu bangkit dan mendorong Desmo16 GP miliknya ke garis finis dan menduduki posisi ke-13.
"Saya baik-baik saja, hanya kecewa. Tentu saya mencemaskan tim dan Dovi. Situasi ini begitu berat, karena saya jatuh dan menyenggol Dovi. Kami berdua seharusnya bisa naik podium, jadi menyelesaikan balapan seperti ini benar-benar sulit dipercaya," ujar Iannone yang gagal finis melalui Crash.net.
Iannone
pun segera memenuhi panggilan Race Direction usai balap, dan mendapatkan
hukuman mundur tiga posisi start di MotoGP Austin, Texas akhir pekan ini serta
hukuman satu poin penalti.
"Saya tidak terlalu terlambat mengerem, saya mengerem di titik yang sama, tapi saya memang berada di jalur yang lebih dalam, karena Dovi ada di jalur luar... Saya sudah pergi ke Race Direction, tapi saya tentu akan meminta maaf kepada Dovi. Bagusnya kami punya hubungan baik," tambahnya.
The Maniac Joe pun sangat menyesal mengingat ia begitu menjanjikan di Argentina. "Saya melaju cepat sepanjang akhir pekan, baik dalam kondisi kering maupun basah, dan saya punya potensi tinggi. Tentu ini sebuah bencana, tapi beginilah yang terjadi," pungkasnya.
"Saya tidak terlalu terlambat mengerem, saya mengerem di titik yang sama, tapi saya memang berada di jalur yang lebih dalam, karena Dovi ada di jalur luar... Saya sudah pergi ke Race Direction, tapi saya tentu akan meminta maaf kepada Dovi. Bagusnya kami punya hubungan baik," tambahnya.
The Maniac Joe pun sangat menyesal mengingat ia begitu menjanjikan di Argentina. "Saya melaju cepat sepanjang akhir pekan, baik dalam kondisi kering maupun basah, dan saya punya potensi tinggi. Tentu ini sebuah bencana, tapi beginilah yang terjadi," pungkasnya.
Sumber:Merdeka.com
