LOS ANGELES – Los Angeles Lakers
baru saja mengalami kekalahan menyakitkan di kandang dari New York Knicks.
Lakers kalah secara dramatis 87-90 berkat tembakan tiga angka Jose Calderon di
detik-detik terakhir. Ini pun menjadi laga terakhir sang bintang gaek, Kobe
Bryant menghadapi Knicks sebelum gantung sepatu di akhir musim nanti.
Hal yang juga menarik
pasca laga ketat tersebut adalah pernyataan Kobe tentang Presiden Knicks yang
bertahun-tahun menjadi pelatihya di Lakers, Phil Jackson. Seperti diketahui,
banyak yang mengkritik Jackson terutama fans Knicks karena performa tim yang
relative tak kunjung membaik sejak musim lalu.
Meski demikian, Kobe
punya pandangan berbeda. Dia menganggap Jackson tetaplah sosok spesial yang
sangat mengerti apa yang dia lakukan bersama tim yang dipegang, baik sebagai
coach atau kini sebagai presiden.
“Saya pikir orang-orang
di New York harus mengerti dan menyadari fakta bahwa Phil Jackson adalah sosok
yang mengerti segala hal tentang basket. Bagi saya, dia adalah pelatih terbaik
sepanjang masa dalam sejarah NBA. Dia adalah masternya,” ujar Kobe, seperti
dikutip ESPN, Senin (14/3/2016).
Meski Jackson sudah
berbeda tim dengan Kobe, hubungan keduanya ternyata masih sangat baik. Tak
kaget mengetahui kalau Jackson sudah seperti sosok ayah sendiri bagi Kobe.
“Saya dan dia terus
berhubungan hingga sekarang. Paling tidak dua kali seminggu, kami selalu
melakukan komunikasi. Salah satu hal yang paling saya ingat bersama dia tentu
saat meraih cincin juara 2010. Anda semua bisa tanya kepada dia, tapi saya
pastikan kami masih belum mengerti bagaimana kami akhirnya bisa menjadi juara
pada musim tersebut,” terang Kobe.
Jackson memang bisa
dibilang sebagai pelatih tersukses dalam sejarah NBA. Dia menjadi sosok penting
Chicago Bulls di era Michael Jordan ketika sangat superior. Begitu pula saat
dia membesut Lakers beberapa tahun kemudian.
Sumber:sports.okezone.com
