Preh-Solusi – Pembalap Manor Racing
Team, Rio Haryanto, mengaku senang melihatchequered flag pada
akhir perlombaan. Ia berhasil finish di urutan ke-17, dari 17 pembalap yang
selesai balapan, dengan mencatatkan waktu 1:38,706.
Seperti diketahui pada
balapan perdananya di GP Australia, pembalap berjuluk Boboho tersebut tak bisa
menyelesaikan balapan. Sebab jet darat yang dikendarai Rio mengalami kerusakan
mesin dan kebocoran oli yang ada di ban.
Harapan Rio sebenarnya
terwujud dengan bisa menyelesaikan balapan, meskipun pada lap ke-19 mobilnya
bersaing dengan Renault dan Sauber. Alhasil, ia merasa harus ada beberapa
strategi yang tepat untuk mengatasi masalah ban.
“Sangat bagus melihat
bendera kotak-kotak saat ini. Saya merasa sangat baik kendati memiliki beberapa
jarak dengan para pembalap lainnya. Namun hal ini adalah pengalaman yang sangat
vital untuk saya dan tim untuk menganalisis kecepatan mobil kami,” ucap Rio
mengutip Readmotorsport,
Senin (4/4/2016).
“Awal yang baik dan kami
bersaing bersama Sauber dan Renault. Saya berpikir kami melakukan strategi yang
berbeda, kami juga mengalami masalah pada kondisi ban yang menghambat laju
mobil,” tuntas pembalap berusia 23 tahun tersebut.
Sumber:sports.okezone.com
