Rossi Yakin Bisa Juara jika Tak Ganti Motor

Preh-Solusi /Senin, 4 April 2016 17:25


Preh-Solusi – Pembalap senior Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, gagal menjadi juara di seri kedua MotoGP 2016 pada Senin 4 Juli dini hari WIB. Dalam balapan di Argentina tersebut, Rossi harus puas berada di posisi dua di belakang pembalap Tim Repsol Honda, Marc marquez.
Rossi dan Marquez sejatinya berhasil menjadi dua pembalap terdepan di Argentina. Keduanya bahkan saling menyerang untuk mendapatkan posisi terdepan. Namun, persaingan keduanya kandas usai mereka memasuki pit stop.
Rossi dan Marquez memasuki pit stop karena cuaca berubah menjadi gerimis. Saat itu kedua pembalap langsung mengganti ban yang juga mengharuskan berganti motor. Usai pergantian motor tersebut, Rossi langsung membalap dengan tidak sempurna.
Usai balapan, dirinya langsung menyayangkan keputusan timnya. Menurut dia, motor kedua tidak berjalan sebaik motor pertama. Hal tersebut membuat dirinya gagal bersaing dengan Marquez di depan. Tak hanya itu, The Doctor bahkan juga yakin bahwa dengan menggunakan motor pertama, ia bisa saja keluar menjadi juara.
“Pada akhirnya, sungguh memalukan kami harus mengganti motor. Bagi saya, motor pertama sangat kompetitif,” ujar Rossi.
“Dengan kecepatan tersebut, saya bisa saja keluar menjadi juara. Ini juga menjadi suatu hal yang memalukan karena sebelumnya kami tidak memiliki masalah dengan ban. Tetapi dengan motor yang kurang dipsersiapkan, kami harus kesusahan,” tandasnya.
Sumber:sports.okezone.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Translate